LAMBANG

hai teman-teman yang cantik dan yang ganteng, sedikit berbagi pengetahuan ni, tentang lambang 33 provinsi yang ada di Indonesia dan arti dari lambang tersebut.. :-)

M’fya, cuma lambang yang bisa aku sharing di blog ini, klw ada yang ingin tahu lebih banyk silahkan klik saja alamat ini

a. BALI DAN NUSA TENGGARA

Bali dan Nusa Tenggara termaksud (NTT, NTB, )
1. Nusa Tenggara Timur ( Kepulauan Nusa Tenggara)

  1. 1.  Nusa Tenggara Timur ( Kepulauan Nusa Tenggara)

Nusa Tenggara Timur adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di tenggara Indonesia. Provinsi ini terdiri dari beberapa pulau, antara lain Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Rote, Sabu, Adonara, Solor, Komodo dan Palue. Ibukotanya terletak di Kupang, Timor Barat.

Provinsi ini terdiri dari kurang lebih 550 pulau, tiga pulau utama di Nusa Tenggara Timur adalah Flores, Sumba dan Timor Barat.

Provinsi ini menempati bagian barat pulau Timor. Sementara bagian timur pulau tersebut adalah bekas provinsi Indonesia yang ke-27, yaitu Timor Timur yang merdeka menjadi negara Timor Leste pada tahun 2002.

  1. 1.  Arti lambang Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah :

    Lambang Provinsi Nusa Tenggara

  1.  Berbentuk perisai dengan sudut lima dengan maksud, selain melambangkan makna perlindungan rakyat juga melambangkan Pancasila.
  2. Dalam perisai terBerkas: bintang, komodo, padi dan kapas, tombak dan pohon Beringin.
  3. Bintang melambangkan keagungan Tuhan yang Maha Esa, komodo (buaya darat) satu-satunya reptil prasejarah yang hingga kini masih lestari. Binatang purba ini merupakan reptil raksasa yang oleh dunia dinyatakan dilindungi karena jenis hewan ini hanya terdapat di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di pulau komodo. Banyak wisatawan dari seluruh dunia datang ke pulau ini hanya untuk melihat komodo.
  4. Padi-kapas melambangkan kemakmuran.
  5.  Tombak melambangkan keagungan dan kejayaan.
  6.  Pohon beringin melambangkan persatuan dan kesatuan yang tetap terpelihara.

Hari terbentuknya provinsi Nusa Tenggara Timur dilukiskan melalui jumlah padi (14) dan tahun 1958 tertera langsung pada sudut bawah lambang.

  1. 1.  NUSA TENGGARA BARAT (NTB)

Nusa Tenggara Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia. Sesuai dengan namanya, provinsi ini meliputi bagian barat Kepulauan Nusa Tenggara. Dua pulau terbesar di provinsi ini adalah Lombok yang terletak di barat dan Sumbawa yang terletak di timur. Ibu kota provinsi ini adalah Kota Mataram yang berada di Pulau Lombok. Sebagian besar dari penduduk Lombok berasal dari suku Sasak, sementara suku Bima dan Sumbawa merupakan kelompok etnis terbesar di Pulau Sumbawa. Mayoritas penduduk Nusa Tenggara Barat beragama Islam (96%).

LAMBANG PROVINSI NTB            

Lambang Provinsi Nusa Tenggara Barat

  1. Perisai, sebagai bentuk luar atau latar belakangnya, melambangkan kebudayaan/ kesenian Rakyat Propinsi Nusa Tenggara Barat dan juga melambangkan jiwa kepahlawanannya.
  2.  Tulisan berbunyi Nusa Tenggara, ialah nama daerah yang berpemerintahan sendiri yang terdiri dari Pulau Lombok dan Sumbawa.
  3. Rantai, yang terdiri dari 4 berbentuk bundar dan yang 5 berbentuk segi empat : melambangkan kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945.
  4. Butiran padi sebanyak 58 butir, daun Kapas 17 dan Bunga Kapas 12 kuntum, yang kesemuanya adalah melambangkan kelahiran Provinsi Nusa Tenggara Barat tanggal 17 Desember 1958.
  5. Bintang Lima, melambangkan 5 sila dari pada Pancasila.
  6. Gunung yang berasap, menunjukkan Gunung Rinjani, Gunung Berapi yang tertinggi di Pulau Lombok.
  7. Menjangan, menunjukkan binatang yang banyak sekali terdapat di Pulau Sumbawa.
  8. Kubah, melambangkan penduduk Provinsi Nusa Tenggara Barat yang taat dan patuh melaksanakan perintah-perintah agamanya.
  9. 1.  Arti warna dalam lambang Provinsi Nusa Tenggara Barat
  10.  Warna Biru, melambangkan Kesetiaan Daerah Nusa Tenggara Barat pada perjuangan bangsa Indonesia, serta kesetiaan kepada pemerintah RI.
  11.   Warna Hijau, melambangkan kemakmuran, cita-cita kita semua dan juga tanda kesuburan dari daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  12. Warna Putih, melambangkan Kesucian, keluhuran rakyat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang senantiasa taat, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang langsung pula menjiwai rakyatnya, bercita-cita luhur dan suci serta tindak tanduk baik rohaniah maupun jasmaniah berdasarkan kesucian.
  13. Warna Kuning, melambangkan Kejayaan, keberanian berjuang atas dasar kesucian dan akan membawa kita pada kejayaan.
  14. Warna Hitam, melambangkan Abadi, kejayaan berdasarkan atas landasan yang luhur akan abadi.
  15. Warna Merah, melambangkan Keberanian, kepahlawanan berjiwa hidup dan dinamis untuk menegakkan kebenaran dan keadilan.
  1. 1.  PROVINSI BALI

Bali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Serangan. Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura.

  1. 1.  Arti Lambang Provinsi BALI

Lambang Provinsi Bali

  1. Lambang Bali berbentuk segi lima dan berlukiskan Bali Dwipa Jaya yang berarti Jayalah Pulau Bali. Di dalamnya terdapat gambar bintang, Candi Pahlawan Margarana, Candi Bentar, rantai, kipas, bunga teratai, padi dan kapas.
  2. Bintang segi lima, melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Candi Pahlawan Margarana, menggambarkan jiwa kepahlawanan rakyat Bali. Candi Bentar, lambang keagamaan yang agung rakyat Bali.
  3. Rantai melambangkan persatuan.
  4. Kipas melambangkan kebudayaan Bali.
  5. Bunga teratai lambang Singgasana Batara Siwa.
  6. Sedangkan padi dan kapas melambangkan kemakmuran.
  1. a.  SUMATERA

Sumatra terdiri dari: NAD(Nanggroe Aceh Darussalam), Sumatra utara, Sumatra barat, Bengkulu, riau, kepulauan riau, jambi, Sumatra selatan, lampung, Bangka Belitung

  1. 1.  PROVINSI NAD ( NANGGROE ACEH DARUSSALAM)

Nama Daerah Istimewa Aceh (1959-2001) dan Nanggroe Aceh Darussalam (2001-2009) dan menjadi provinsi Aceh (2009-sekarang) adalah provinsi paling barat di Indonesia. Aceh memiliki otonomi yang diatur tersendiri, berbeda dengan kebanyakan provinsi lain di Indonesia, karena alasan sejarah. Daerah ini berbatasan dengan Teluk Benggala di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah barat, Selat Malaka di sebelah timur, dan Sumatera Utara di sebelah tenggara dan selatan.   Ibu kota Aceh ialah Banda Aceh. Aceh merupakan kawasan yang paling buruk dilanda gempa dan tsunami 26 Desember 2004. Aceh mempunyai kekayaan sumber alam seperti minyak bumi dan gas alam. Sumber alam itu terletak di Aceh Utara dan Aceh Timur. Sebagian besar penduduk Aceh menganut agama Islam.

  1. 1.  LAMBANG  PROVINSI NAD

Lambang Provinci NAD

  1. Lambang Aceh adalah Pancacita. Pancacita adalah lima cita, yaitu keadilan, kepahlawanan, kemakmuran, kerukunan, dan kesejahteraan.
  2.  Lambang Aceh berbentuk persegi lima yang menyerupai kopiah. Dalam perisai itu terdapat dacin (alat timbangan), rencong, padi, kapas, lada, cerobong pabrik, kubah masjid (di antara padi dan kapas), kitab dan kalam.
  3. Keadilan dilembangkan dengan dacin (alat timbangan)
  4. Kepahlawanan dilambangkan dengan recong.
  5. Kemakmuran dilambangkan dengan padi, kapas, lada, dan cerobong pabrik.
  6. Kerukunan dilambangkan dengan kubah masjid. Sedangkan kesejahteraan dilambangkan kitab dan kalam.
    1. 1.  Arti warna dalam Lambang Provinsi Aceh
  7. Warna Putih : melambangkan Kemurnian.
  8. Warna Kuning : melambangkan Kejayaan.
  9. Warna Hijau : melambangkan Kesejahteraan dan Kemakmuran
  1. 1.  SUMATERA  UTARA

Sumatera Utara adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, Indonesia dan beribukota di Medan.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI SUMATERA UTARA

Lambang Provinsi Sumatra Utara

  1.   Kepalan tangan yang diacungkan ke atas dengan menggenggam rantai beserta perisainya, adalah lambang kebulatan tekad perjuangan rakyat Provinsi Sumatera Utara melawan imperialisme, kolonialisme, feodalisme dan komunisme.
  2. Batang bersudut lima, perisai dan rantai, melambangkan kesatuan masyarakat di dalam membela dan mempertahankan Pancasila.
  3. Pabrik, pelabuhan, pohon karet, pohon sawit, daun tembakau, ikan, daun padi dan tulisan “SUMATERA UTARA”, melambangkan daerah yang indah permai, mashur dengan kekakayaan alamnya yang berlimpah-limpah.
  4. Tujuh belas, kuntum kapas, delapan sudut sarang laba-laba dan empat puluh lima butir padi menggambarkan tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan RI 17 agustus 1945, memiliki makna tata kemasyarakatan yang luhur, bersemangat persatuan dan gotong-royong.
  5. Tongkat di bawah kepalan tangan, melambangkan watak kebudayaan yang mencerminkan kebesaran bangsa, patriotisme, pencinta dan pembela keadilan.
  6.  Bukit barisan yang berpuncak lima, melambangkan tata kemasyarakatan yang berkepribadian luhur, bersemangat persatuan, kegotong-royongan yang dinamis.

Motto Daerah , adalah Tekun Berkarya, Hidup Sejahtera, Mulia Berbudaya.

  1. 1.  SUMATERA BARAT

Sumatera Barat adalah sebuah provinsi yang terletak di pesisir barat pulau Sumatera, Indonesia dengan ibukota Padang.Provinsi ini identik sebagai kampung halaman suku Minangkabau karena Mayoritas penduduk Sumatera Barat merupakan suku Minangkabau.      Bahasa yang digunakan dalam keseharian ialah bahasa daerah yaitu Bahasa Minangkabau yang memiliki beberapa dialek, seperti dialek Bukittinggi, dialek Pariaman, dialek Pesisir Selatan dan dialek Payakumbuh. Di daerah Pasaman dan Pasaman Barat yang berbatasan dengan Sumatera Utara, dituturkan juga Bahasa Batak dan Bahasa Melayu dialek Mandailing. Sementara itu di daerah kepulauan Mentawai digunakan Bahasa Mentawai.                                                                                                                                                     Mayoritas penduduk Sumatera Barat beragama Islam. Selain itu ada juga yang beragama Kristen terutama di kepulauan Mentawai, serta Hindu dan Buddha.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI SUMATERA BARAT

Lambang Provinsi Sumatra Barat

  1. Rumah Gadang, adalah lambang semangat demokrasi.
  2. Atap Masjid, adalah lambang tumbuh kuatnya agama Islam di Sumatera Barat.
  3. Bintang, adalah lambang Ketuhanan Yang Maha Esa.
  4. Riak Gelombang, adalah lambang dinamika.
  5. Tuah Sakato, adalah lambang kesepakatan untuk melaksanakan hasil mufakat rakyat bersama.

 

  1. 1.  BENGKULU

Bengkulu adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, Indonesia. Di sebelah utara berbatasan dengan Sumatera Barat, di sebelah timur dengan Jambi dan Sumatera Selatan, sedangkan di sebelah selatan dengan Lampung. Bengkulu memiliki kerajinan tradisional batik besurek, yakni kain batik yang dihiasi huruf-huruf Arab gundul. Mayoritas beragama Islam.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI BENGKULU
  2. Lambang Bengkulu berbentuk perisai dengan tulisan Bengkulu. Di dalam lambang perisai, terdapat lambang bintang, cerana, rudus (senjata), bunga Rafflesia arnoldii, tangkai buah padi dan kopi.
  3. Bintang memiliki makna Ketuhanan Yang Maha Esa.
  4. Cerana melambangkan kebudayaan yang tinggi, senjata rudus melambangkan kepahlawanan.
  5. Bunga Rafflesia arnoldii merupakan keistimewaan alam Bengkulu.
  6. Padi dan kopi sebagai simbol kesejahteraan. Selain itu, terdapat lukisan ombak berjulah 18 garis, daun kopi 11 lembar, bunga kopi setiap tangkai berjumlah 6 buah, dan setiap tangkai berjumlah 8 dimana semuanya menunjukkan tanggal 18 November 1968 (hari lahir provinsi Bengkulu).

Makna Warna di dalam Lambang sebagai berikut:

1. Hijau : Kesuburan                                                                                                                                  2. Biru : Kemakmuran,                                                                                                                             3. Merah : Dinamika Kegembiraan,                                                                                                        4. Ungu : Ketenangan kedamaian,                                                                                                         5.  Kuning : Kejayaan

  1. 2.  PROVINSI RIAU

Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia, dengan kawasan terletak pada bagian tengah pulau Sumatera. Provinsi Riau beribukota di Pekanbaru. Keberadaan provinsi Riau membentang dari lereng Bukit Barisan sampai Selat Malaka, dengan iklim tropis basah dan rata-rata curah hujan berkisar antara 2000-3000 milimeter per tahun yang dipengaruhi oleh musim kemarau serta musim hujan. Rata-rata hujan per tahun sekitar 160 hari.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI RIAU

Lambang Provinsi Riau

Lambang Riau terdiri dari perisai yang ditepinya terdapat mata rantai berjumlah 45. Di dalam perisai terdapat lukisan padi, kapas, gelombang laut, perahu lancang kuning, dan keris.

  1. Rangkaian mata rantai berjumlah 45 memiliki makna tahun kemerdekaan RI.
  2. Padi dan kapas sebagai simbol kesejahteraan rakyat.
  3. Gelombang laut berjumlah 5 melambangkan Pancasila sebagai dasar negara RI.
  4. Perahu lancang kuning menggambarkan semangat rakyat Riau dalam mencari hasil laut yang melimpah.
  5. Keris berhulu kepala burung serindit memiliki makna kepahlawanan rakyat Riau berdasarkan kebenaran dan kebijaksanaan.
  1. 1.  PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Kepulauan Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia. Kepulauan Riau merupakan provinsi baru hasil pemekaran dari Provinsi Riau.  Provinsi Kepulauan Riau terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 25 tahun 2002 merupakan Provinsi ke-32 di Indonesia yang mencakup Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga. Ibukota provinsi Kepulauan Riau berkedudukan di Tanjung Pinang.

  1. 1.  ARTI LAMBANG KEPULAUAN RIAU

Lambang Kepulauan Riau

  1.  Lambang Daerah berbentuk Tameng/Perisai melambangkan pertahanan dengan warna utama Biru, Kuning, Merah dan Hijau. Sedangkan warna pendukung adalah hitam dan putih; di dalamnya terdapat gambar unsur-unsur lambang dan Tulisan Provinsi Kepulauan Riau, serta didisain dengan Pita berwarna Kuning dengan tulisan Berpancang Amanah Bersauh Marwah.
  2.  Lambang Daerah terdiri dari 6 (enam) bagian dengan rincian sebagai berikut :
  3. Bintang berwarna kuning melambangkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa;
  4.  Mata Rantai berwarna hitam  berjumlah 32 (tiga puluh dua) yang berlatar belakang warna hijau muda melambangkan kebersamaan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau yang bersatu padu dan menunjukkan berdirinya Provinsi Kepulauan Riau sebagai Provinsi yang ke- 32 di Negara Republik Indonesia;
  5. Perahu berwarna kuning sebagai simbol alat transportasi masyarakat Kepulauan Riau dengan layar berwarna putih yang terkembang melambangkan semangat kebersamaan dalam satu tekad mengisi laju pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.
  6. Padi berwarna kuning berjumlah 24 (dua puluh empat) butir dan Kapas berwarna hijau dan putih berjumlah 9 (sembilan) kuntum melambangkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau sebagai tujuan utama dan mengingatkan tanggal disyahkannya Undang-Undang terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau 24 September 2002,
  7.  Sebilah Keris berluk 7 (tujuh) berwarna kuning emas berhulu kepala Burung Serindit berwarna hitam, di atas tepak sirih berwarna merah lekuk 5 (lima), di dalam perahu berwarna kuning yang dengan gelombang 7 (tujuh) lapis, yang masing-masing melambangkan sebagai berikut :
  8.  Sebilah Keris berluk 7 (tujuh) berwarna kuning emas berhulu kepala Burung Serindit berwarna hitam, melambangkan keberanian dalam menjaga dan memperjuangkan negeri bahari ini untuk menuju kesejahteraan dan kemakmuran,
  9. Tepak Sirih berwarna merah melambangkan persahabatan,
  10. Perahu berwarna kuning sebagai simbol alat transportasi masyarakat Kepulauan Riau dengan layar berwarna putih yang terkembang, melambangkan semangat kebersamaan dalam satu tekad mengisi laju pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau,
  11. Gelombang berlapis 7 sebagai simbol bulan Juli, sehingga mengingatkan kita diresmikannya Provinsi Kepulauan Riau yakni tanggal 1 Juli 2004;
  12. Tulisan “PROVINSI KEPULAUAN RIAU” berwarna putih di atas dasar lambang daerah  berwarna biru tua sebagai identitas nama daerah;
  13. Pita berwarna kuning bertuliskan “BERPANCANG AMANAH BERSAUH MARWAH” berwarna hitam adalah semangat dan tekad serta azam masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dalam menuju cita-cita luhurnya yakni masyarakat sejahtera, cerdas dan berakhlak mulia.

10. PROVINSI JAMBI

Jambi adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di pesisir timur di bagian tengah Pulau Sumatera. Jambi adalah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang ibukotanya bernama sama dengan nama provinsinya, selain Bengkulu dan Gorontalo.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI JAMBI

Lambang Provinsi Jambi

  1. Lambang Pemerintah Daerah Provinsi Jambi, berbentuk Bidang Dasar Segi Lima, menggambarkan lambang Jiwa dan semangat Pancasila.
  2.  Masjid, melambangkan Ketuhanan dan Keagamaan;
  3. Keris, melambangkan kepahlawanan dan Kejuangan;
  4.  Gong, melambangkan jiwa musyawarah dan Demokrasi.
  1. 11.     PROVINSI SUMATERA  SELATAN

Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Sumatera. Provinsi Sumatera Selatan beribukota di Palembang. Ibu kota provinsi Sumatera Selatan, Palembang, telah terkenal sejak dahulu karena sempat menjadi ibu kota dari Kerajaan Sriwijaya.Secara geografis provinsi Sumatera Selatan berbatasan dengan provinsi Jambi di utara, provinsi Kep. Bangka-Belitung di timur, provinsi Lampung di selatan dan Provinsi Bengkulu di barat.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Lambang Provinsi Sumatera Selatan

    Lambang Sumatera Selatan berbentuk perisai bersudut lima. Di dalamnya terdapat lukisan bunga teratai, batang hari sembilan, jembatan Ampera, dan gunung serta di atasnya terdapat atap rumah khas Sumatera Selatan. Tertulis semboyan “Bersatu Teguh” pada bagian tengah bawah perisai.

    1. Bunga teratai berkelopak lima berarti keberanian dan keadilan berdasarkan Pancasila. Selain itu bunga padma atau teratai adalah bunga suci dalam agama Buddha yang melambangkan Kemaharajaan Sriwijaya sebagai bukti sejarah kegemilangan masa lalu Sumatera Selatan.
    2. Batang hari sembilan adalah nama lain provinsi Sumatera Selatan yang memiliki sembilan sungai.
    3. Jembatan Ampera merupakan ciri yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan.
    4. Gunung memiliki makna daerah pegunungan yang banyak terdapat di Sumatera Selatan.
    5. Sedangkan atap khas Sumatera Selatan yang berujung 17 dan 8 garis genting dan 45 buah genting merupakan simbol kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945.
    1. 11.     PROVINSI LAMPUNG

    Lampung adalah sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatera, Indonesia. Di sebelah utara berbatasan dengan Bengkulu dan Sumatera Selatan. Provinsi Lampung dengan ibukota Bandar Lampung.                                                                                  Provinsi Lampung memiliki luas 35.376,50 km² dan terletak di antara 105°45′ – 103°48′ BT dan 3°45′ – 6°45′ LS.

    1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI LAMPUNG

Lambang Provinsi Lampung

  1. Bentuk Perisai dengan Pita menjurai menjurai bertuliskan Sang Bumi Ruma, serta Akasara Lampung, gambar Daun dan buah Lada, Payung dan Gong.
  2.  Perisai persegi lima mempunyai arti Kesanggupan mempertahankan cita dan membina pembangunan rumah tangga yang didiami oleh unsur golongan masyarakat untuk mencapai masyarakat makmur, adil berdasarkan Pancasila.
  3.  Pita Sang Bumi Ruwa Jurai Sang Bumi = Rumah Tangga Agung yang berbilik-bilik. Ruwa Jurai = dua unsur golongan masyarakat yang berdiam di wilayah Provinsi Lampung. Aksara Lampung berbunyi : “LAMPUNG”.
  4.  Daun Lada 17 lembar, melambangkan tanggal 17, Buah Lada 8 biji melambangkan bulan Agustus, Setangkai padi berjumlah 45, melambangkan tahun 1945.
  5.  Buah lada dan setangkai padi melambangkan hari kemerdekaan RI pada tanggal 17-8-1945.
  6. Biji Lada 64, melambangkan terbentuknya Provinsi Lampung tahun 1964.
  7. Laduk, melambangkan Golok rakyat serba guna.
  8. Payam, melambangkan Tumbak pusaka tradisional.
  9. Gong, melambangkan alat seni budaya, sebagai pemberitahuan dimulainya karya besar dan sebagai alat menghimpun masyarakat untuk bermusyawarah. Siger, melambangkan mahkota keagungan adat budaya dan tingkat kehidupan terhormat.
  10. Payung, Jari payung 17, bagian ruas tepi 8 garis batas, ruas 19 dan rumbay payung 45, melambangkan Negara RI diproklamasikan tanggal 17-08-1945.Payung jurai melambangkan Provinsi Lampung tempat semua jurai berlindung.
  11. Tiang dan bulatan puncak payung melambangkan satu cita membangun bangsa dan Negara RI dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa.

Arti Warna dalam Lambang Provinsi Lampung

  1.  Hijau melambangkan dataran tingggi yang subur untuk tanaman musim.
  2. Coklat melambangkan Dataran rendah yang subur untuk sawah dan ladang.
  3. Biru melambangkan Kekayaan sungai dan lautan yang merupakan sumber perikanan dan kehidupan para nelayan.
  4. Putih melambangkan Kesucian dan keikhlasan hati masyarakat.
  5. Kuning tua, muda, emas melambangkan Keagungan dan kejayaan serta kebesaran cita dan masyarakat untuk membangun daerah dan negaranya.
  1. 11.     PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terdiri dari dua pulau utama yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Bangka Belitung dikenal sebagai daerah penghasil timah. Banga Belitung memiliki pantai yang indah dan kerukunan antar etnis. Ibu kota provinsi Bangka BElitung ialah Pangkal pinang. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya adalah bagian dari Sumatera Selatan, namun menjadi provinsi sendiri.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROV.KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Lambang Provinsi Bangka Belitung

  1. Perisai Bersudut Lima, melambangkan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Kepulauan Bangka Belitung, melambangkan wilayah, masyarakat, sistem pemerintah, kebudayaan dan sumberdaya alam Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  3. Lingkaran Bulat Simetrikal, melambangkan kesatuan dan persatuan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menghadapi segala tantangan di tengah – tengah peradaban dunia yang semakin terbuka.
  4. Butir Padi berjumlah 27 buah melambangkan nomor dari Undang-undang pembentukan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu UU No.27 Tahun 2000.
  5. Buah Lada berjumlah 31 buah melambangkan Kepulauan Bangka Belitung merupakan Propinsi ke 31 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  6. Padi dan buah lada juga melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran.
  7. Balok Timah, melambangkan kekayaan alam (hasil bumi pokok) berupa timah yang dalam sejarah secara social ekonomis telah menopang kehidupan masyarakat Propinsi Kepulauan Bangka Belitung selama lebih dari 300 tahun. (diketemukan dan dikelola sejak tahun 1710 Mary Schommers dalam Bangka Tin).
  8. Biru Tua dan Biru Muda (Dalam Perisai dan Lingkaran Hitam), melambangkan bahari dunia kelautan dari yang dangkal sampai yang terdalam. Menyiratkan lautan dengan segala kekayaan alam yang ada di atasnya, di dalam dan di dasar lautan yang dapat dimanfaatkan untuk sebesar – besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

Arti Warna dalam Lambang Provinsi Bangka Belitung

  1. Putih (Tulisan), melambangkan keteguhan dan perdamaian.
  2. Kuning ( Padi dan Semboyan), melambangkan ketentraman dan kekuatan.
  3. Hijau (Pulau dan Lada), melambangkan kesuburan.
  4. Hitam (Outline Lingkaran), melambangkan ketegasan.

C. PROVINSI DI JAWA

Terdiri dari Provinsi DKI Jakarta,Jawa Barat, Banten,Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur.

  1. 11.      PROVINSI DKI JAKARTA

Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta, Jakarta Raya) adalah ibu kota negara Indonesia. Jakarta merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi. Jakarta terletak di bagian barat laut Pulau Jawa.                                                           Pada zamana dahulu, Jakarta pernah dikenal dengan nama Sunda Kelapa (sebelum 1527), Jayakarta (1527-1619), Batavia/Batauia, atau Jaccatra (1619-1942), dan Djakarta (1942-1972). Kota Jakarta merupakan metropolitan terbesar di Indonesia atau urutan keenam dunia.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI DKI JAKARTA

Lambang Provinsi DKI Jakarta

  1. Pintu Gerbang, adalah lambang Kekhususan Jakarta sebagai pintu keluar masuk kegiatan-kegiatan nasional dan hubungan internasional.
  2. Tugu Nasional, adalah lambang Kemegahan, Daya Juang dan Cipta.
  3. Padi dan Kapas, adalah lambang Kemakmuran.
  4. Ombak Laut, adalah lambang Kota, Negeri Kepulauan.
  5. Sloka “Jaya Raya”, adalah Slogan Perjuangan Jakarta.
  6. Perisai Segilima, adalah melambangkan Pancasila.

Arti Warna Dalam Lambang Provinsi DKI Jakarta

  1. Warna Emas pada pinggir Perisai, adalah lambang Kemuliaan Pancasila.
  2. Warna Merah pada Sloka, adalah lambang Kepahlawanan.
  3. Warna Putih pada Pintu Gerbang, adalah lambang Kesucian.
  4. Warna Kuning pada Padi, Hijau, Putih dan Kapas, adalah lambang Kemakmuran dan Keadilan.
  5. Warna Biru, adalah lambang angkasa bebas dan luas.
  6. Warna Putih, adalah lambang alam laut yang kasih.

 

  1. 11.     PROVINSI JAWA BARAT

Jawa Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia. Ibu kota Provinsi Jawa Barat berada di Kota Bandung. Provinsi Jawa Barat berada di bagian barat Pulau Jawa. Wilayah provinsi Jawa Barat berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Jawa Tengah di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Banten dan DKI Jakarta di barat.

  1. ARTI LAMBANG PROVINSI JAWA BARAT

Lambang Provinsi Jawa Barat

  1. Bentuk bulat telur pada lambang Jawa Barat berasal dari bentuk perisai sebagai penjagaan diri.
  2. Ditengah-tengah terlihat ada sebilah kujang. Kujang ini adalah senjata suku bangsa Sunda yang merupakan penduduk asli Jawa Barat. Lima lubang pada kujang melambangkan dasar negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila.
  3. Padi satu tangkai yang terdapat di sisi sebelah kiri melambangkan bahan makanan pokok masyarakat Jawa Barat sekaligus juga melambangkan kesuburan pangan, dan jumlah padi 17 menggambarkan tanggal Proklamasi Republik Indonesia.
  4. Kapas satu tangkai yang berada di sebelah kanan melambangkan kesuburan sandang, dan 8 kuntum bunga menggambarkan bulan proklamasi Republik Indonesia.
  5. Gunung yang terdapat di bawah padi dan kapas melambangkan bahwa daerah Jawa Barat terdiri atas daerah pegunungan.
  6. Sungai dan terusan yang terdapat di bawah gunung sebelah kiri melambangkan di Jawa Barat banyak terdapat sungai dan saluran air yang sangat berguna untuk pertanian.
  7. Petak-petak yang terdapat di bawah gunung sebelah kanan melambangkan banyaknya pesawahan dan perkebunan, Masyarakat Jawa Barat umumnya hidup mengandalkan kesuburan tanahnya yang diolah menjadi lahan pertanian.
  8. Dam atau bendungan yang terdapat di tengah-tengah bagian bawah antara gambar sungai dan petak, melambangkan kegiatan di bidang irigasi yang merupakan salah satu perhatian pokok mengingat Jawa Barat merupakan daerah agraris. Hal ini juga melambangkan dam-dam yang berada di Jawa Barat seperti Waduk Jatiluhur.

 Arti warna lambang

Pada lambang Jawa Barat didapati beberapa warna yaitu: hijau, kuning, hitam, biru, merah dan putih. Warna-warna ini memiliki arti khusus.Warna hijau artinya melambangkan kesuburan dan kemakmuran tanah Jawa Barat. Kuning artinya melambangkan keagungan, kemuliaan dan kekayaan. Hitam artinya melambangkan keteguhan dan keabadian. Biru artinya melambangkan ketentraman atau kedamaian. Merah artinya melambangkan keberanian. Putih artinya melambangkan kemurnian, kesucian atau kejujuran.

  1. 11.     PROVINSI BANTEN

 Banten adalah sebuah provinsi di Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini dulunya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun dipisahkan sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. Pusat pemerintahan Provinsi Banten berada di Kota Serang.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI BANTEN

Lambang Provinsi Banten

  1. Kubah Mesjid, melambangkan kultur masyarakat yang agamais.
  2. Bintang bersudut lima, melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
  3.  Menara Mesjid Agung Banten, melambangkan semangat tinggi, yang berpedoman pada petunjuk Allah SWT.
  4.  Gapura Kaibon, melambangkan Daerah Propinsi Banten sebagai pintu gerbang peradaban dunia, perekonomian dan lalu lintas internasional menuju era globalisasi.
  5. Padi berwarna kuning berjumlah 17 dan kapas berwarna putih berjumlah 8 tangkai, 4 kelopak berwana coklat, 5 kuntum bunga melambangkan Propinsi Banten merupakan daerah agraris, cukup sandang pangan. 17-8-45 menunjukkan Proklamasi Republik Indonesia.
  6. Gunung berwarna hitam, melambangkan kekayaan alam dan menunjukkan dataran rendah serta pegunungan.
  7. Badak bercula satu, melambangkan masyarakat yang pantang menyerah dalam menegakkan kebenaran dan dilindungi oleh hukum.
  8. Laut berwarna biru, dengan gelombang putih berjumlah 17 melambangkan daerah maritim, kaya dengan potensi lautnya.
  9. Roda gerigi berwarna abu-abu berjumlah 10, menunjukkan orientasi semangat kerja pembangunan dan sektor industri.
  10. Dua garis marka berwarna putih, menunjukkan landasan pacu Bandara Soekarno Hatta.
  11. Lampu bulatan kuning, melambangkan pemacu semangat mencapai cita-cita.
  12. Pita berwarna kuning, melambangkan ikatan persatuan dan kesatuan masyarakat Banten.
  13. Semboyan “IMAN TAQWA” sebagai landasan pembangunan menuju Banten Mandiri, Maju dan Sejahtera.

Arti warna yang digunakan dalam Lambang Provinsi Banten

  1. Merah : melambangkan keberanian
  2. Putih : melambangkan suci, arif dan bijaksana
  3. Kuning : melambangkan kemuliaan, lambang kejayaan dan keluhuran
  4. Hitam : melambangkan keteguhan, kekuatan dan ketabahan hati
  5. Abu-abu : melambangkan ketabahan
  6. Biru : melambangkan kejernihan, kedamaian dan ketenangan
  7. Hijau : melambangkan kesuburan
  8. Coklat : melambangkan kemakmura

 

  1. 11.     JAWA TENGAH

Jawa Tengah adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan, Jawa Timur di sebelah timur, dan Laut Jawa di sebelah utara. Ibu kota provinsi Jateng adalah semarang

  1. 1.  ARTI  LAMBANG PROVINSI JAWA TENGAH

Lambang Provinsi Jawa Tengah

  1.  Bentuk Kundi Amarta yang berbentuk dasar segi lima melambangkan dasar falsafah Negara yakni Pancasila.
  2. Laut bergelombang melambangkan kehidupan masyarakat di Jawa Tengah.
  3. Candi Borobudur melambangkan Daya Cipta yang besar Tradisi yang baik dan Nilai-nilai Kebudayaan yang khas dari Rakyat Jawa Tengah.
  4. Gunung Kembar mempunyai arti idiil bersatunya rakyat dan Pemerintah Daerah.
  5.  Perpaduan antara Laut dan Gunung Kembar dengan latar belakangnya yang hijau menggambarkan keadaan alamiah Daerah Jawa Tengah dengan bermacam-macam kekayaan alamnya sebagai kehidupan dan penghidupan Rakyat Jawa Tengah.
  6. Bambu Runcing melambangkan Kepahlawanan dan Keksatriaan Rakyat Jawa Tengah.
  7. Bintang bersudut Lima berwarna kuning emas yang disebut juga “Nur Cahaya” melambangkan kepercayaan Ketuhanan Yang Maha Esa dari Rakyat Jawa Tengah.
  8. Padi dan Kapas melambangkan Kemakmuran Rakyat JawaTengah.
  9. Umbul-umbul Merah Putih melambangkan Daerah Jawa Tengah sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  10. Perpaduan antara Bintang, Padi dan Kapas melambangkan hari depan Rakyat Jawa Tengah menuju ke Masyarakat Adil dan Makmur yang diridloi oleh Tuhan Yang Maha Esa.
  11. Perpaduan antara Bulir Padi yang berbiji 17, Bambu Runcing yang beruas 8 serta Ranting Kapas yang berdaun 4 dan berbuah 5 merupakan rangkaian angka-angka yang mewujudkan saat yang bersejarah serta keramat “17 Agustus 1945″ yang wajib kita agungkan.
  1. 11.     PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat Provinsi di Indonesia yang meliputi (Negara) Kesultanan Yogyakarta dan [Negara] Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Ibu kotanya adalah Yogyakarta.

  1. 1.  ARTI LAMBANG DAERAH ISTIMEWAH YOGYAKARTA

Lambang Provinsi DIY

  1.  Landasan Idiil Pancasila, digambarkan dengan bintang emas bersegi lima (Ketuhanan Yang Maha Esa), tugu dan sayap mengembang (Kemanusiaan yang adil dan beradab), bulatan-bulatan berwarna merah dan putih (Persatuan Indonesia), ombak, batu penyangga saka guru/tugu (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan), dan padi-kapas (Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia).
  2.  17 bunga kapas, 8 daun kapas dan 45 butir padi, adalah lambang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
  3. Bulatan (golong) dan tugu berbentuk silinder (giling), adalah lambang tata kehidupan gotong royong.
  4. Nilai-nilai keagamaan, pendidikan dan kebudayaan, digambarkan dengan bintang emas bersegi lima dan sekuntum bunga melati di puncak tugu. Bunga melati dan tugu yang mencapai bintang menggambarkan rasa sosial dengan pendidikan dan kebudayaan luhur serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bunga melati yang sering digunakan dalam upacara sakral mengandung nilai seni, budaya dan religius.
  5. Warna-warna merah putih yang dominan, serta tugu yang tegak, adalah lambang semangat perjuangan dan kepahlawanan tatanan “mirong” pada hiasan saka guru sebagai hiasan spesifik Yogyakarta, adalah lambang semangat membangun.
  6. Sejarah terbentuknya Daerah Istimewa Jogjakarta dilukiskan dengan sayap mengembang berbulu 9 helai di bagian luar dan 8 helai di bagian dalam, menggambarkan peranan Sri sultan Hangmengkubuwono IX dan Sri Paku alam VIII, yang pada tanggal 5 September 1945 mengeluarkan amanatnya untuk menggabungkan daerah Kasultanan Jogjakarta dan Kadipaten Pakualaman menjadi Daerah Istimewa Jogjakarta.
  7. Warna hijau tua dan hijau muda, adalah lambang keadaan alam Daerah Istimewa Jogjakarta dilukiskan dengan karena ada bagian ngarai yang subur dan ada daerah perbukitan yang kering.
  8. Candrasengkala / Suryasengkala terbaca dalam huruf jawa adalah lambang rasa Suka Ngesthi Praja, Yogyakarta Trus Mandhiri, yang artinya dengan berjuang penuh rasa optimisme membangun Daerah Istimewa Jogjakarta untuk tegak selama-lamanya: rasa (6) suka (7) ngesthi (8) praja (1) tahun jawa 1876, Jogja (5) karta (4) trus (9) mandhiri (1) tahun masehi 1945, yaitu tahun de facto berdirinya Daerah Istimewa Jogjakarta.
  9. Tugu yang dilingkari dengan padi dan kapas, adalah lambang persatuan, adil dan makmur.
  10. Ukiran, sungging dan prada yang indah, adalah lambang nilai-nilai peradaban yang luhur digambarkan secara menyeluruh berwujud.
  1. 11.     PROVINSI JAWA TIMUR

Jawa Timur adalah sebuah provinsi di bagian timur Pulau Jawa, Indonesia. Ibukota Provinsi Jawa Timur adalah Surabaya. Jawa Timur berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Provinsi Jawa Tengah di barat. Wilayah Jawa Timur juga meliputi Pulau Madura, Pulau Bawean, Pulau Kangean serta sejumlah pulau-pulau kecil di Laut Jawa dan Samudera Hindia(Pulau Sempu dan Nusa Barung).

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI JAWA TIMUR

Lambang Provinsi Jawa Timur

  1. 1.  Daun lambang bentuk perisai, adalah lambang keamanan dan ketentraman serta kejujuran melambangkan dasar dan keinginan hidup rakyat Jawa Timur yang merupakan daerah yang termasuk aman.
  2. 2.  Bintang dengan warna kuning emas, adalah lambang Ke Tuhanan Yang Maha Esa, bersudut lima dan bersinar lima adalah melambangkan Pancasila merupakan dasar dan falsafah Negara yang senantiasa dijunjung tinggi dan selalu menyinari jiwa rakyatnya (dalam hal ini rakyat Jawa Timur) khususnya jiwa Ke Tuhanan Yang Maha Esa.
  3. 3.  Tugu Pahlawan, adalah lambang kepahlawanan, untuk melukiskan sifat dan semangat kepahlawanan rakyat Jawa Timur (khususnya Surabaya). Dalam mempertahankan kedaulatan dan wilayah tanah airnya.
  4. 4.  Gunung berapi yang selalu mengepulkan asap, adalah lambang keteguhan dan kejayaan tekad Jawa Timur dengan semangat dinamis, revolusioner pantang mundur dalam menyelesaikan revolusi menuju cita-cita rakyat adil dan makmur, selain itu juga menggambarkan bahwa wilayah Jawa Timur mempunyai banyak gunung-gunung berapi.
  5. 5.  Pintu gerbang (dari Candi) dengan warna abu-abu, adalah lambang cita-cita perjuangan serta keagungan khususnya Jawa Timur di masa silam yang masih nampak dan sebagai lambang batas perjuangan masa lampau dengan masa sekarang, yang semangatnya tetap berada di tiap-tiap patriot Indonesia yang berada di Jawa Timur.
  6. 6.  Sawah dan ladang, yang dilukiskan pada bagian-bagian dengan warna kuning dan hijau, adalah lambang kemakmuran yaitu bahwa Jawa Timur memiliki sawah dan Iadang yang merupakan sumber dan alat untuk mencapai kemakmuran.
  7. 7.  Padi dan kapas, adalah lambang sandang pangan, yang menjadi kebutuhan pokok rakyat sehari-hari, gambar padi berbutir 17 buah, sedangkan kapas tergambar 8 buah, melambangkan saat-­saat keramat bagi bangsa Indonesia yaitu tanggal 17 – 8 – 1945.
  8. 8.  Sungai yang bergelombang, menunjukkan bahwa Jawa Timur mempunyai banyak sungai yang mengalir untuk mengairi sawah dan sumber kemakmuran yang lainnya di Jawa Timur.
  9. 9.  Roda dan rantai, melukiskan situasi Jawa Timur pada masa sekarang yang sudah mulai pesat pembangunan pabrik-pabrik dan lain-lain dalam rangka pembangunan Jawa Timur di bidang industri, dan melambangkan pula tekad yang tak kunjung padam serta rasa ikatan persahabatan yang biasa ditunjukkan oleh rakyat Jawa Timur kepada pendatang dan peninjau dari manapun.
  10. 10.           Pita berisikan tulisan Jawa Timur, menunjukkan lambang daerah Propinsi Jawa Timur.
  11. 11.           Pita dasar dengan warna putih berisi tulisan JER BASUKI MAWA BEYA, menunjukkan motto Jawa Timur yang mengandung makna bahwa untuk mencapai suatu kebahagiaan diperlukan pengorbanan.

D. PROVINSI DI KALIMANTAN

Yang termaksud provinsi Kalimantan adalah Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur.

  1. 11.     PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Kalimantan Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Kalimanta. Ibukota Provinsi Kalimantan Barat berada di Kota Pontianak. Provinsi Kalimantan Barat merupakan provinsi terluas keempat setelah Papua, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. kalimantan Barat berbatasan darat dengan negara bagian Sarawak, Malaysia.

ARTI LAMBANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Lambang Provinsi Kalimantan Barat

  1. Bentuk dari Lambang Daerah Kalimantan Barat ialah bersudut lima, yang berarti Pancasila, dimaksudkan Kalimantan Barat adalah sebagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila.
  2.  Warna yang dipakai pada Lambang Daerah adalah enam, yaitu hijau muda, hijau tua, putih, kuning emas, merah dan hitam.
  3. Warna dasar adalah hijau muda, menunjukkan kesuburan Daerah Tingkat I Kalimantan Barat.
  4. Warna perisai, mandau dan keris adalah putih, dimaksudkan bahwa pusaka-pusaka itu suci murni.
  5. Perisai, mandau dan keris adalah menggambarkan pusaka dan kebudayaan putra-putra daerah Kalimantan Barat.
  6. Padi dan kapas melambangkan cukup pangan dan sandang.
  7. Garis putih yang melintang di tengah-tengah melukiskan garis Khatulistiwa.
  8. Kapas yang berjumlah 17, nyala api yang berjumlah 8 dan padi yang berjumlah 45 melambangkan Kalimantan Barat sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945.
  9. Padi dan kapas diikat dengan pita yang bersudut empat, yang berarti Catur Karsa, yakni kesungguhan, kejujuran, kegotong royongan dan kekeluargaan. Dengan Catur Karsa ini dimaksudkan terlaksananya kesejahteraan yang merata.
  10. Tulisan Akcaya berarti tak kunjung binasa atau dengan keuletan pantang menyerah.
  11. Tulisan Akcaya ini di atas dasar putih dalam tiga lipatan, yang berarti tiga Kerangka Revolusi Nasional Indonesia, yakni : membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berwilayah dari Sabang sampai Merauke, menuju masyarakat adil dan makmur materiil dan spirituil dan mempererat hubungan dengan semua bangsa dan negara di seluruh dunia.

 

  1. 11.     PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Kalimantan Tengah adalah salah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Kalimantan.Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah adalah Kota Palangka Raya.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Lambang Provinsi Kalimantan Tengah

  1. 1.  Lambang Daerah Propinsi Kalimantan Tengah berbentuk segi lima, warna dasar Merah dan di tengah lambang berwarna hijau, dengan moto ISEN MULANG (Pantang Mundur).
  2. 2.  Segi lima, adalah lambang falsafah hidup bangsa Indonesia adalah Pancasila.
  3. 3.  Merah, adalah lambang keberanian, keperkasaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang memecah belah persatuan dan kesatuan.
  4. 4.  Hijau, adalah lambang kesuburan bumi Tanbun Bungai dengan berbagai kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
  5. 5.  Talawang (Perisai), adalah lambang alat penangkis serangan musuh yang melambangkan kewaspadaan dan ketahanan masyarakat terhadap anasir – anasir yang merusak baik dari luar maupun dari dalam.
  6. 6.  Belanga (Guci), adalah lambang barang pusaka yang bernilai tinggi, yang melambangkan potensi kekayaan alam Kalimantan Tengah.
  7. 7.  Tali Tengang (Tali yang terbuat dari kulit kayu), adalah lambang kekokohan dan kekompakan yang tidak mudah di cerai beraikan.
  8. 8.  Kapas dan Parei (Kapas dan Padi), adalah lambang bahan sandang pangan yang melambangkan kemakmuran bangsa Indonesia pada umumnya dan rakyat Kalimantan Tengah pada khususnya.
  9. 9.  Bintang Lapak Lime ( Bintang Segi Lima), adalah lambang Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.
  10. 10.     Kambang Kapas (Bunga Kapas) 17 buah, Dawen (daun) 8 lembar dan Bua Parei (Buah Padi) 45 butir adalah lambang Hari Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.
  11. 11.     Burung Tingang (Burung Enggang), adalah lambang pertanda kemakmuran dan kedinamisan serta tekat rakyat Kalimantan Tengah untuk ikut serta secara aktif pemeliharaan dan pelestarian lingkungan.
  12. 12.     Mandau dan sipet (Parang dan Sumpit) adalah pasangan senjata yang di buat oleh nenek moyang Suku Dayak Kalimantan Tengah yang digunakan untuk bekerja, berburu dan menghadapi serangan musuh.
  13. 13.     Garantung (gong) adalah lambang bahwa masyarakat Kalimantan Tengah menjunjung tinggi kesenian, kebudayaan, berpandangan optimis dalam menghadapi berbagai tugas dalam suasana gotong royong sebagai lambang persatuan dan kesatuan.
  1. 11.     PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Kalimantan. Ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan adalah Banjarmasin.Provinsi ini mempunyai 11 kabupaten dan 2 kota. DPRD Kalimantan Selatan dengan surat keputusan No. 2 Tahun 1989 tanggal 31 Mei 1989 menetapkan 14 Agustus 1950 sebagai Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan. Tanggal 14 Agustus 1950 melalui Peraturan Pemerintah RIS No. 21 Tahun 1950, merupakan tanggal dibentuknya provinsi Kalimantan, setelah pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS), dengan gubernur Dokter Moerjani.

  1. 1.  ARTI LAMBANG KALIMANTAN SELATAN

Lambang Provinsi Kalimantan Selatan

  1. Lambang daerah Provinsi Kalimantan Selatan adalah “PARISAI” dengan warna dasar merah dan hijau, bergaris sisi dengan warna kuning.
  2. Parisai (Perisai), adalah alat penangkis dan bertahan yang melambangkan kewaspadaan mempertahankan diri dari konsekwen.
  3. Warna merah, adalah lambang keberanian dan kepahlawanan yang gagah perkasa, menegakkan kebenaran perjuangan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam menuju “masyarakat adil dan makmur’ yang diridhoi Allah”.
  4. Warna Kuning, adalah lambang kesuburan dan harapan bagi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dihari yang akan datang.

Didalam Perisai terdapat lukisan-Iukisan :

  1. Bintang berwarna Kuning Emas, adalah lambang Ketuhan Yang Maha Esa dan perlambang keyakinan bahwa Tuhan mengetahui segala-galanya tanpa ada yang tersembunyi bagi-Nya.
  2. Rumah berbentuk bangunan spesifik Kalimantan Selatan asli, adalah lambang Suatu unsur kebudayaan yang depat dlbanggakan.
  3. Warna Hitam, adalah lambang bahwa penduduk Kalimantan Selatan mempunyai kebulatan tekad dan keunggulan kearah pelaksanaan Pembangun Nasional.
  4. Intan, adalah lambang penghasilan Daerah Kalimantan Selatan yang sudah terkenal karena mempunyai mutu dan nilai yang sangat tinggi, yang merupakan pula sumber mata pencaharian penduduk Kalimantan Selatan.
  5. Warna Putih berkilap memancar, adalah lambang bahwa penduduk Kalimantan Selatan kalau dipimpin dengan sungguh-sungguh akan sanggup mencapai kecerdasan dan kemajuan serta sanggup pula melaksanakan segala pembangunan menuju pada kemuliaan dan keagungan Bangsa Indonesia.
  6. Buah Padi dan Batang Karet, adalah lambang penghasilan dan sumber kehidupan bagi terbesar penduduk Kalimantan Selatan.
  7. Buah Padi sebanyak 17 buah, Intan dengan 8 (delapan) pancaran dan Batang Karet sebanyak 1 pohon dengan bergaris 9 yang tersusun 4 disebelah kiri, 5 disebelah kanan. Merupakan susunan angka 17 8 1945 yaitu hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
  8. Tulisan berupa “WAJA SAMPAI KAPUTING” adalah lambang bahwa penduduk Kalimantan Selatan telah tekun dalam bekerja melaksanakan segala Sesuatu dengan penuh rasa kesanggupan dan konsekwen tanpa berhenti ditengah Jalan.
    1. 11.     PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Kalimantan Timur adalah wilayah yang berstatus provinsi di Indonesia. Ibu kotanya adalah Samarinda. Provinsi Kalimantan Timur berbatasan langsung dengan negara tetangga, yaitu Negara Bagian Sabah dan Serawak, Malaysia Timur. Daerah-daerah Tingkat II di dalam wilayah Kalimantan Timur, dibentuk berdasarkan Undang-undang No. 27 Tahun 1959, Tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara Tahun 1955 No.9).

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Lambang Provinsi Kalimantan Timur

  1. Lambang Perisai bersudut lima adalah lambang alat pelindung dalam mencapai cita-cita revolusi 17 Agustus 1945.
  2.  Bintang bersudut lima adalah lambang Pancasila sebagai dasar falsafah Negara Republik Indonesia.
  3. Tulisan Kalimantan Timur adalah Provinsi Kalimantan Timur.
  4. Telabang, mandau dan sumpitan adalah lambang kesiapsiagaan dan kemampuan.
  5. Lingkaran dengan untaian minyak dan damar adalah lambang kekayaan alam.
  6. Lilitan rotan yang tak terputus-putus sebanyak 24 lilitan adalah lambang kesatuan dan kesatuan serta saat terbentuknya Provinsi Kalimantan Timur tanggal 1 Januari 1957 (1+1+1+9+5+7).
  7. Jumlah delapan untaian minyak, delapan untaian damar, dan satu tetesan akhir adalah tanggal proklamasi kemerdekaan. (8+8+1=17).
  8. Untaian minyak dan damar masing-masing delapan tetesan adalah lambang bulan proklamasi kemerdekaan.
  9. 4 titik terukir diujung mandau dan 5 lilitan pada ujung sumpitan adalah lambang tahun proklamasi kemerdekaan.

10. Tulisan “ruhui rahayu” di atas guci berarti cita-­cita dan tujuan rakyat kalimantan timur dalam mencapai masyarakat bahagia, adil dan makmur, aman tentram yang di ridhoi oleh Allah SWT.

 Arti warna dalam lambang Provinsi Kalimantan Timur

  1. warna hijau : kemakmuran,kesuburan.
  2. warna kuning emas : keluruhan,keagungan.
  3. warna kuning : kejayaan.
  4. warna merah : keberanian.
  5. warna putih : kesucian.
  6. warna hitam : kesesungguhan

d. PROVINSI DI SULAWESI

Yang termaksud  yaitu Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Barat Ibukota nya adalah Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Tengah Ibukota nya adalah Palu, Provinsi Sulawesi Tenggara Ibukota nya adalah Kendari, Provinsi Sulawesi Selatan Ibukota nya adalah Makassar, Provinsi Gorontalo Ibukota nya adalah Gorontalo.

  1. 11.     PROVINSI SULAWESI UTARA

Provinsi Sulawesi Utara terletak di ujung Pulau Sulawesi, dan berbatasan dengan Negara Filipina di sebelah utara. Ibu kotanya Manado. Provinsi Sulawesi Utara dibagi menjadi 11 Kabupaten dan 4 kota.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI SULAWESI UTARA

Lambang Provinsi Sulawesi Utara

  1. 1.  Lambang Provinsi Sulawesi Utara berbentuk segilima sama sisi melambangkan “Pancasila” sebagai dasar dan falsafah hidup Bangsa dan Negara Indonesia.

Makna gambar-gambar dalam lambang Provinsi Sulawesi Utara

  1. Warna dasar biru langit, sisi luar berwarna kuning. Sebelah kanan terdapat buah pala terbuka, berjumlah 8 (delapan) buah, kulitnya berwarna kuning, biji pala berwarna merah, dirangkaikan dengan buah cengkih 17 (tujuh betas) buah yang warnanya merupakan perpaduan Warna hijau kemuning dan warna hijau kecoklat-coklatan.
  2. Angka-angka pada cengkeh 17 (tujuh betas) buah, pala 8 (delapan) buah, dan padi 45 (empat puluh lima) butir adalah simbol yang menunjukkan “Hari Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia” yaitu 17-8-1945.
  3. Ditengah-tengah lingkaran buah padi, cengkeh dan pala terdapat 23 (dua puluh tiga) untaian biji jagung yang berbentuk bulatan, terdapat 1 (satu) pohon kelapa berdaun 9 (sembilan) mempunyai akar 6 (enam) dan di bawah pohon kelapa terdapat 4 (empat) buah bibit kelapa melambangkan berdirinya Provinsi Sulawesi Utara tanggal 23 September 1964.
  4. Pohon kelapa, padi, pala, jagung dan cengkeh menggambarkan keseluruhan kekayaan utama yang menjadi sumber hidup rakyat di daerah ini.
  5. Dibagian bawah dari pohon kelapa terdapat pita putih berbaris merah dengan Warna hitam (warna bayangan) bertuliskan “Sulawesi Utara” dengan Warna merah.

Arti warna dalam lambang provinsi Sulawesi Utara

  1. Warna emas/orange melambangkan kekayaan, keagungan.
  2. Warna biru/hijau melambangkan kemakmuran, kesuburan.
  3. Warna kuning melambangkan kesejahteraan, kebesaran dan keluhuran.
  4. Warna merah melambangkan keberanian, semangat yang menyala-nyala dan kecintaan kepada Negara dan Agama.
  5. Warna putih melambangkan kesucian, kedamaian.
  6. Warna coklat melambangkan kecintaan kepada Tanah Air.
  7. Warna hitam melambangkan kokoh, kuat, teguh dan kekal.
  8. Warna ungu melambangkan kebanggaan.

 

  1. 11.     PROVINSI SULAWESI BARAT

Sulawesi Barat adalah provinsi hasil pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan.Provinsi yang dibentuk pada 5 Oktober 2004 ini berdasarkan UU No. 26 Tahun 2004. Ibukota Provinsi Sulawesi Barat adalah Mamuju. Mayoritas beragama islam.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI SULAWESI BARAT

    Lambang Provinsi Sulawesi Barat

    mohon ma’af untuk sulawesi barat, belum bisa di jelaskan. aku belum menemukan referensinya.

  1. 11.     PROVINSI SULAWESI TENGAH

Sulawesi Tengah adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Sulawesi. Provinsi Sulawesi Tengah beribukota di Palu. Kota ini terletak di Teluk Palu dan terbagi dua oleh Sungai Palu yang membujur dari Lembah Palu dan bermuara di laut.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROV. SULAWESI TENGAH

Lambang Provinsi Sulawesi Tengah

  1. Makna gambar dalam Lambang Provinsi Sulawesi Tengah
  2. Bentuk jantung, melambangkan hati nurani rakyat Sulawesi Tengah.
  3. Gambar pohon kelapa, melambangkan modal utama daerah dan kesediaan mengorbankan segala-galanya untuk cita-cita.
  4.  Bintang segi lima, melambangkan dijiwai oleh Pancasila sebagai dasar negara RI.
  5. Daun kelapa lima helai dan buah kelapa lima buah, melambangkan mencapai cita-cita Negara Kebangsaan yang adil dan makmur di Ridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa.
  6. Garis gelombang dan buah masing-masing enam dan empat gelur gelombang memberikan pengertian akan sifat maritim sebagai modal besar pula yang mendatangkan kemakmuran.
  7. Padi dan daun kapas, melambangkan kemakmuran.
  8. Angka 13 pada jumlah kapas, 4 pada gerigi kelopak kapas, 19 dan 6 dan 4 pada jumlah buah pada dan gelur gelombang, memberikan pengertian tanggal 13 Bulan April 1964. yaitu tanggal, bulan dan tahun terbentuknya Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah.

Arti warna-warna dalam lambang Provinsi Sulawesi Tengah

  1.  Warna Biru, melambangkan kesetiaan (tanah air dan cita-cita) dan juga melambangkan cita-cita yang tinggi.
  2. Warna kuning, melambangkan kejayaan, keagungan, kebahagiaan dan keluhuran budi.
  3. Warna merah pada tulisan “Sulawesi Tengah” dengan dasar putih, melambangkan keberanian dan kesatriaan yang didasarkan atas hati yang suci, keikhlasan dan kejujuran.
  4.  Warna hijau pada buah dan daun kelapa serta kelopak kapas, melambangkan kesuburan dan kemakmuran, dengan bumi yang subur kita menuju ada kemakmuran.
  5. Warna coklat pada batang kelapa melambangkan ketenangan.
  1. 11.     PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Sulawesi Tenggara adalah sebuah provinsi di Indonesia. Provinsi Sulawesi Tenggara beribukota di Kendari.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROV. SULAWESI TENGGARA

Lambang Provinsi Sulawesi Tenggara

Lambang ini terletak di dalam suatu bentuk perisai lima, yang menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Tenggara dalam segala segi peri hidup dan kehidupan, tetap berada di dalam Falsafah Negara Republik Indonesia Pancasila.

  1. Pada bagian sebelah utara terdapat tulisan berwarna merah “Sulawesi Tenggara” yang menunjukkan : inilah lambang dari Sulawesi Tenggara,
  2. Warna merah melambangkan berani mempertahankan yang hak.
  3. Warna ada empat macam warna sesuai dengan pembagian perisai menunjukkan bahwa pada waktu dibentuknya Provinsi Sulawesi Tenggara meliputi empat daerah.
  4. Hijau, adalah pelambang kesuburan, menunjukkan warna hutan, serta melambangkan do’a harapan dan kepercayaan.
  5. Coklat, adalah menunjukkan tanah berwarna coklat yang mengandung nikel dan terdapat di Kabupaten Kolaka.
  6. Kuning, adalah menunjukkan warna kayu jati yang terdapat di Kabupaten Muna. Warna kuning melambangkan kejayaan masa silam, sekarang dan masa mendatang, keluhuran yang bijaksana dan cendikia.
  7. Hitam, adalah menunjukkan warna aspal yang terdapat cukup banyak di Kabupaten Buton. Warna hitam melambangkan kemantapan, keteguhan dan kekekalan.
  8. Keempat macam warna ini menunjukkan bahwa potensi yang ada di daerah ini cukup banyak, yang diharapkan mampu memberikan jaminan untuk masa depan daerah ini guna tercapainya kemakmuran dan keadilan yang diidam-idamkan.
  9. Makna dan pengertian yang dikandung “padi dan kapas” secara nasional telah dikenal sebagai lambang untuk kemakmuran dan keadilan.

10. Butir padi yang terdiri dari 17 butir, melambangkan tanggal 17, buah kapas yang terdiri dari 8 buah, melambangkan bulan 8 Agustus, tiap buah kapas dengan kelompok hijau 4 dan biji putih 5 melambangkan tahun 45. Hal ini mengingatkan Hari Proklamasi Negara RI 17 Agustus 1945.

11. Mata rantai yang disambung menjadi satu yang berjumlah 27 mata rantai merupakan perlambang persatuan dan kesatuan dari keempat kabupaten di Sulawesi Tenggara, yang dalam gerak langkah perjuangannya telah mempunyai kesatuan derap dan nada, yakni pembangunan di segala bidang; hal ini mengingatkan hari kelahiranProvinsi Sulawesi Tenggara pada tanggal 27 April 1964.

Kepala Anuang, mempunyai dua macam pengertian :

  1. Bahwa anuang adalah suatu binatang yang mempunyai ciri khas yaitu : ulet, gesit dan militan.
  2. Bahwa Anuang itu hanya terdapat di Sulawesi Tenggara pada khususnya dan Sulawesi pada umumnya. Jadi perlambang sebagai ciri spesifik untuk Sulawesi Tenggara.
  3. Warna putih, yang menjadi dasar dari kepala Anuang menunjukkan kesucian dan kebersihan, itikad baik secara tulus ikhlas bagi warga Sulawesi Tenggara dalam melaksanakan pengabdiannya untuk kemajuan daerah dan perkembangan daerah Sulawesi Tenggara pada khususnya dan Negara Republik Indonesia pada umumnya warna putih melambangkan kesucian dan bersih tanpa pamrih.

Warna Biru Laut, mempunyai tiga macam pengertian :

  1. Yang menjadi dasar dari pada Daerah Sulawesi Tenggara ini menunjukkan makna sebagian dari alam geografisnya terdiri dari gugusan pulau yang dipisahkan oleh laut-laut yang penuh dengan kekayaan alam yang terkandung didalamnya. Bahwa masyarakat Sulawesi Tenggara memiliki jiwa pelaut yang ulung.
  2. Warna biru laut melambngkan sifat kesetiaan, keluhuran dan kejujuran dalam pengabdiannya.
  1. 11.     PROVINSI SULAWESI SELATAN                  

Sulawesi Selatan adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Sulawesi.  Ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan adalah Makassar, dahulu disebut Ujungpandang.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI SULAWESI SELATAN

Lambang Provinsi Sulawesi Selatan

  1. Padi Kapas, Lambang kemakmuran.
  2.   Benteng Somba Opu, Lambang keteguhan dalam mempertahankan prinsip.
  3.  Perahu Pinisi, Lambang jiwa kelautan
  4. Badik terhunus, Lambang kepahlawanan
  5. Gunung, Desa dan Sawah, Lambang keharmonisan dalam kemakmuran
    1. 11.     PROVINSI GORONTALO

Gorontalo adalah provinsi yang ke-32 di Indonesia. Sebelumnya Gorontalo merupakan wilayah Kabupaten Gorontalo dan Kota Madya Gorontalo di Sulawesi Utara. Seiring dengan munculnya pemekaran wilayah berkenaan dengan otonomi daerah, provinsi ini kemudian dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000, tertanggal 22 Desember 2000. Provinsi Gorontalo terletak di pulau Sulawesi bagian utara atau di bagian barat Sulawesi Utara.

 

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI GORONTALO

Lambang Provinsi Gorontalo

  1.  Lambang Daerah Provinsi Gorontalo pada bagian luar berbentuk perisai atau jantung yang memberi makna kesetiaan sebagai pelindung kehidupan rakyat Gorontalo.
  2. Lambang Daerah Provinsi Gorontalo pada bagian dalam berbentuk bulat lonjong atau bulat telur yang memberi makna adanya gagasan, ide atau cita-cita yang indah, yang kelak menetas menjadi sesuatu kesejahteraan hidup rakyat Gorontalo.
  3. Lambang Daerah Provinsi Gorontalo dengan bentuk dalam yang menampakkan keserasian formasi gambar yang terdiri dari warna putih di tengah dan diikuti oleh posisi padi – bintang, kapas – rantai memberi makna adanya keteraturan adat, agama, hukum dalam semua pola kehidupan masyarakat.
  4. Lambang Daerah Provinsi Gorontalo dapat dibuat dalam berbagai ukuran sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dimana lambang tersebut ditempatkan.
  5. Lambang Daerah Provinsi Gorontalo memiliki nuansa global.
  6.  Warna biru keunguan adalah warna yang memberi makna tenang, setia dan selalu ingin mempertahankan kebenaran dan harapan masa depan yang cerah.
  7. model pohon kelapa yang melengkung memberi makna gerak dinamis dan tidak diam tetapi selalu berbuat untuk masa depan.
  8.  Sayap maleo yang mengembang memberi makna dinamika siap untuk tinggal landas dan siap bersaing.
  9. Buku yang terbuka melambangkan keinginan masyarakat untuk untuk siap meraih prestasi dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Iman dan Taqwa secara terus menerus.
  10.  Bintang mengandung makna global jika dikaitkan dengan cita-cita yang tinggi yaitu “Gantungkan cita-cita setinggi bintang di langit”
  11. Pita mempunyai makna keinginan masyrakat Gorontalo untuk menyerap, merekam dan memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi
  12. Lambang Daerah Gorontalo memiliki nuansa Nasional
  13. Padi dan Kapas yang mengandung makna kemakmuran dan kesejahteraan seperti pada Pancasila
  14. Rantai mempunyai makna adanya pengakuan persatuan dan kesatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika
  15. Lambang daerah Gorontalo memiliki nuansa local
  16. Bintang adalah lambang keagamaan, sehingga selaras dengan filosofi “Adat bersendikan syara, syara bersendikan Kitabullah”
  17. Rantai mempunyai makna adanya pengakuan persatuan dan kesatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika
  18. Pemaknaan warna dan simbol-simbol lainnya dalam lambing
  19. Simbol rantai yang memberi makna pada peristiwa patriotic
  20. Rantai yang berjumlah 23 butir melambangkan tanggal 23 Januari
  21. Kapas yang berjumlah 19 buah dan padi berjumlah 42 butir melambangkan tahun 1942
  22. Sayap maleo yang berjumlah 16 helai melambangkan lahirnya Provinsi Gorontalo pada tanggal 16 Februari 2000

Arti Warna dalam lambang provinsi Gorontalo

  1. 1.   Hijau mempunyai makna kesuburan
  2. 2.  Kuning Mempunyai makna keagungan dan Kemuliaan
  3. 3.  Putih bermakna Kesucian dan Keluhuran
  4. 4.  Merah mempunyai makna keberanian dan perjuangan

e. PROVINSI DI MALUKU DAN PAPUA

Yang termaksud adalah Provinsi Maluku Ibukota nya adalah Ambon, Provinsi Maluku Utara Ibukota nya adalah Ternate,Provinsi Papua Barat Ibukota nya adalah Kota Manokwari, Provinsi Papua Ibukota nya adalah Jayapura.

  1. 11.     PROVINSI MALUKU

Maluku atau yang dikenal secara internasional sebagai Moluccas adalah salah satu provinsi tertua di Indonesia. Ibukota Provinsi Maluku adalah Ambon. Bahasa yang digunakan di provinsi Maluku adalah Bahasa Melayu Ambon, yang merupakan salah satu dialek bahasa Melayu.Mayoritas penduduk di Maluku memeluk agama Kristen dan Islam. masyarakat Maluku dikenal suatu sistem hubungan sosial yang disebut Pela dan Gandong.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI MALUKU

Lambang Provinsi Maluku

  1. Sagu, Padi, Cengkeh dan Kelapa, adalah lambang kehidupan.
  2.  Mutiara, adalah lambang Kekayaan alam.
  3. Tombak, adalah lambang Ksatria.
  4. Gunung, adalah lambang Keperkasaan dan kekayaan alam yang melimpah.

Motto Siwa Lima (Milik bersama), adalah Atas Dasar Siwa Lima, memupuk persatuan dan kesatuan untuk mencapai kesejahteraan bersama.

  1. 11.     PROVINSI MALUKU UTARA

Maluku Utara adalah salah satu provinsi di Indonesia. Provinsi yang biasa disingkat sebagai “Malut” ini terdiri dari beberapa pulau di Kepulauan Maluku. Ibukota terletak di Sofifi, yaitu Ternate Kecamatan Oba Utara, sejak 4 Agustus 2010 menggantikan kota terbesarnya, Ternate yang berfungsi sebagai ibukota sementara selama 11 tahun untuk menunggu kesiapan infrastruktur Sofifi. Provinsi Maluku Utara terdiri atas 7 kabupaten dan 2 kota madya.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI MALUKU UTARA

Lambang Provinsi Maluku Utara

  1. 1.  Lambang Maluku Utara berbentuk perisai segilima, yang di dalamnya terdapat gambar bintang, gunung, laut, padi dan kapas, serta tulisan 1999 yang merupakan tahun berdirinya provinsi Maluku Utara.

Adapun makna dari gambar tersebut adalah:

  1. Bintang melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Gunung sebagai symbol kekayaan hasil hutan yang melimpah.
  3. Laut adalah lambing persatuan dan kesatuan.
  4. Padi dan kapas adalah lambing kemakmuran.

 

  1. 11.     PROVINSI PAPUA BARAT

Papua Barat (sebelumnya Irian Jaya Barat disingkat Irjabar) adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian barat Pulau Papua. Ibukota provinsi Papua Barat adalah Manokwari. Nama provinsi ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2007 tanggal 18 April 2007, diubah menjadi Papua Barat. Papua Barat dan Papua merupakan provinsi yang memperoleh status otonomi khusus.

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI PAPUA BARAT

Lambang Provinsi Papua Barat

  1.  Tulisan Papua Barat menjelaskan nama Provinsi Papua Barat
  2. Bintang berwarna putih bermakna Ketuhanan Yang Maha Esa dan cita-cita serta harapan yang akan diwujudkan.
  3. Pohon dan ikan bermakna bahwa Provinsi Papua Barat memiliki sumber daya hutan dan sumber daya laut yang berpotensi untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.
  4. Menara kilang dengan semburan api berwarna merah bermakna bahwa Provinsi Papua Barat memiliki kekayaan bahan tambang yang melimpah.
  5. Leher dan kepala burung Kasuari menghadap ke kanan dalam bidang lingkaran hijau bermakna bahwa Provinsi Papua Barat secara geografis terletak di wilayah leher dan kepala burung Pulau Papua, sekaligus memilki filosofi ketangguhan, keberanian, kekuatan dan ketahanan menghadapi tantangan pembangunan dimasa depan serta berkeyakinan bahwa dengan semangat persatuan dan kesatuan, kesinambungan pembangunan akan mewujudkan masa depan yang cerah.
  6. Bidang Hijau yang diapit 3 (tiga) bidang biru bermakna kesatuan tekad dan perjuangan dari 3 (tiga) unsur: pemerintah, rakyat/adat dan agama mewujudkan keberadaan Provinsi Papua Barat.
  7. Perisai dengan warna dasar biru bersudut lima bermakna bahwa provinsi Papua Barat berasaskan Pancasila yang mampu melindungi seluruh rakyat.
  8. Sepasang pelepah daun sagu, masing-masing pelepah bagian kanan terdiri dari 12 (dua belas) pasang anak daun, bagian kiri terdiri dari 10 (sepuluh) pasang anak daun yang diikat oleh dua angka sembilan bermotif ukiran karerin budaya Papua, bermakna bahwa Provinsi Papua Barat dibentuk pada tanggal 12 Oktober 1999NKRI. Sagu merupakan makanan pokok masyarakat Provinsi Papua Barat yang melambangkan kesejehteraan dan kemakmuran. sebagai Provinsi ke-2 di Tanah Papua dan ke-31 di wilayah.
  9. Seutas pita berwarna kuning bertuliskan “CINTAKU NEGERIKU” terletak di bagian bawah perisai merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perisai bermakna folosofis perjuangan seluruh komponen masyarakat untuk mempertahankan keberadaan Provinsi Papua Barat dalam bingkai NKRI.
  1. 11.     PROVINSI PAPUA

Papua adalah sebuah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua. Ibu kota Jayapura.

 

  1. 1.  ARTI LAMBANG PROVINSI PAPUA

Lambang Provinsi Papua

  1.  Bingkai bersudut lima, adalah lambang Persatuan Daerah Papua.
  2. Tulisan Papua, adalah lambang Nama Kebesaran Provinsi.
  3. Tiga Buah Gunung  warna Hijau, adalah lambang kesuburuan dan kekayaan darat Papua.
  4. Tiga Buah Puncak Salju Putih, adalah lambang ciri khas pegunungan Papua.
  5. Tujuh belas butir padi, adalah lambang tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI.
  6. Delapan buah Kapas, adalah lambang bulan Proklamasi Kemerdekaan.
  7. Lima buah yang diikat dengan sehelai pita berbentuk nomor 4, adalah lambang  tahun Proklamasi 1945.
  8. Tumpukan Batu yang diatur memanjang dibawah tiga tuguh, adalah lambang rentetan perjuangan yang suci dan mulia.
  9. Tiga Tuguh warna Putih sebelah kiri dan warna Hitam sebelah kanan, adalah lambang tiga momentum perjuangan.
  10. Warna dasar Kuning Keemasan, adalah lambang Kejayaan hasil kekayaan Tambang bumi Papua.

jika kalian ingin mengetahui lebih lagi tentang arti lambang atau jumlah penduduk atau bahkan tempat pariwisata, silahkan klik aja di bawah ini.. thanks advance..

http://www.allaboutlogo.com/2011/08/makna-dan-arti-lambang-provinsi-dki.html

http://www.allaboutlogo.com/p/lambang-provinsi.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s